Daerah  

Paman Kades Jalan Kaki Cari Keadilan, Kades Bunga Tanjung Buka Suara soal Warisan

MUKOMUKO – Aksi Syamsul Bahrun, paman kandung Kepala Desa Bunga Tanjung, Ferdianto, yang berjalan kaki sambil membawa poster tuntutan mencari keadilan, mendapat tanggapan dari pihak keluarga.

 

Ferdianto membenarkan bahwa Syamsul merupakan paman kandungnya. Ia menjelaskan, Syamsul sebelumnya cukup lama tinggal di Bandung sebelum akhirnya kembali ke Desa Bunga Tanjung karena mengalami kesulitan ekonomi.

 

Menurut Ferdianto, persoalan yang kini kembali disampaikan Syamsul sebenarnya telah beberapa kali diupayakan penyelesaiannya oleh keluarga secara kekeluargaan.

 

“Ibu saya sebenarnya sudah siap membantu membuatkan rumah untuk beliau. Bahkan juga sudah diberikan tawaran lahan. Namun, yang bersangkutan tidak mau,seakan akan mau menguasai semuanya” ujar Ferdianto saat dikonfirmasi.

 

Terkait persoalan warisan, Ferdianto menyebut pembagian harta keluarga sebelumnya telah dilakukan dan masing-masing pihak telah mendapatkan bagian. Ia juga mengklaim bagian harta yang menjadi hak Syamsul telah dijual oleh yang bersangkutan.

 

Ferdianto menegaskan pihak keluarga tidak bermaksud menghalangi Syamsul dalam menyampaikan aspirasinya. Ia tetap menghormati langkah tersebut dan berharap persoalan dapat diselesaikan melalui jalur hukum maupun kekeluargaan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

 

Sementara itu, redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Syamsul Bahrun maupun pihak terkait untuk menyampaikan versi, bukti, atau keterangan lain mengenai persoalan tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan pemberitaan tetap berimbang dan tidak menghakimi salah satu pihak.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *