Mukomuko – Pasca libur Lebaran, momentum hari pertama masuk kerja seharusnya menjadi ajang menunjukkan kedisiplinan dan komitmen aparatur sipil negara dalam kembali melayani masyarakat. Namun hal itu justru berbanding terbalik di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko.
Kepala Dinas Pendidikan Mukomuko, Arni Gusnita, dilaporkan tidak masuk kerja pada hari pertama pascalibur. Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketidakhadiran tersebut dikarenakan menghadiri acara keluarga di Kota Bengkulu, yakni akikah cucunya.
Seorang staf Dinas Pendidikan yang enggan disebutkan namanya membenarkan hal tersebut.
“Benar, ibu kadis tidak masuk hari ini karena ada acara akikah cucunya di Bengkulu,” ujarnya.
Kondisi ini pun menuai sorotan tajam. Pasalnya, hari pertama kerja pasca libur panjang bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga menjadi tolok ukur kedisiplinan dan tanggung jawab seorang pejabat publik. Ketidakhadiran pimpinan di momen penting ini dinilai memberikan contoh yang kurang baik bagi jajaran di bawahnya.
Sebagai instansi yang berperan dalam membentuk karakter dan kedisiplinan dunia pendidikan, sikap pimpinan Dinas Pendidikan seharusnya menjadi teladan. Namun, ketika kepentingan pribadi justru didahulukan, publik pun mempertanyakan komitmen dalam menjalankan amanah jabatan.
Lebih jauh, masyarakat menilai bahwa alasan urusan keluarga seharusnya dapat dikelola tanpa mengabaikan kewajiban sebagai pelayan publik, terlebih di hari pertama kerja yang sarat dengan agenda penting dan evaluasi kinerja.
Hingga berita ini diterbitkan, Arni Gusnita belum memberikan keterangan resmi terkait ketidakhadirannya, termasuk apakah telah mengantongi izin sesuai aturan yang berlaku.(*)













