Daerah  

Hindari Salah Paham, Travel Ipuh Beri Klarifikasi Terkait GL

Mukomuko – Menyikapi pemberitaan yang beredar terkait insiden yang melibatkan seorang sopir berinisial GL, komunitas travel di Kecamatan Ipuh akhirnya angkat bicara untuk meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Salah satu anggota travel Ipuh, Yadi J, menegaskan bahwa GL bukan bagian dari komunitas maupun armada travel resmi yang beroperasi di wilayah Ipuh, Kabupaten Mukomuko.

“Perlu kami sampaikan secara tegas bahwa GL bukan anggota travel Ipuh. Namanya tidak terdaftar dalam komunitas maupun armada travel resmi yang beroperasi di Kecamatan Ipuh,” ujar Yadi, Minggu (1/3/2026).

Ia menjelaskan, komunitas travel Ipuh memiliki struktur keanggotaan yang jelas dan terdata. Setiap sopir yang tergabung dalam komunitas tersebut berada dalam pengawasan internal serta menjunjung tinggi etika profesi demi menjaga kepercayaan masyarakat.

Menurut Yadi, penyebutan istilah “sopir travel asal Ipuh” dalam sejumlah pemberitaan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik dan berdampak pada citra para sopir travel yang selama ini bekerja secara profesional.

“Kami khawatir masyarakat menggeneralisasi seolah-olah yang bersangkutan mewakili travel Ipuh. Padahal yang bersangkutan tidak ada kaitannya dengan komunitas kami,” tegasnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak terpancing emosi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan persoalan tersebut kepada aparat berwenang jika memang terdapat unsur pelanggaran hukum.

Komunitas travel Ipuh, lanjut Yadi, berkomitmen menjaga profesionalisme, keselamatan penumpang, serta nama baik transportasi travel di Kabupaten Mukomuko.

“Kami berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan travel di Ipuh,” tutupnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *