MUKOMUKO – Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran vital insan pers dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini disampaikan Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K yang memberikan apresiasi kepada seluruh jurnalis, khususnya yang bertugas di Kabupaten Mukomuko.
Menurut Kapolres, pers bukan hanya sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai pilar demokrasi yang berperan dalam membentuk opini publik yang sehat serta menjaga keseimbangan informasi di tengah masyarakat.
Ia menilai, kehadiran media yang profesional dan berintegritas mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat. Dengan pemberitaan yang akurat dan berimbang, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus terjaga.
“Peran pers sangat besar dalam membangun kepercayaan publik. Karena itu, penting bagi insan pers untuk tetap berpegang pada kode etik jurnalistik serta menjaga independensi dalam setiap karya yang disajikan,” ungkapnya.
Kapolres juga menyoroti pentingnya sinergi antara Polri dan media dalam menghadapi tantangan informasi di era digital, terutama dalam menangkal maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.
Ia memastikan, Polres Mukomuko akan terus memperkuat hubungan kemitraan dengan insan pers melalui komunikasi yang terbuka dan transparan, guna memastikan informasi yang diterima masyarakat benar, cepat, dan dapat dipercaya.
Di akhir penyampaiannya, Kapolres mengajak seluruh insan pers untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas informasi publik.
“Pers yang kuat adalah pers yang bebas, namun tetap bertanggung jawab. Inilah yang menjadi kunci dalam menjaga demokrasi tetap sehat,” pungkasnya.(*)













