Daerah  

Dandim Pastikan Tak Ada Penolakan Yonif TP, Petani Hanya Minta Jaminan Lahan dan Mata Pencaharian

Mukomuko – Komandan Kodim (Dandim) 0428/Mukomuko, Letkol Inf Yokki Firmansyah, memberikan tanggapan usai menghadiri rapat bersama perwakilan masyarakat petani Kecamatan Sungai Rumbai yang sebelumnya menggelar aksi penyampaian aspirasi terkait rencana pembangunan Batalyon Yonif TP.

Saat dikonfirmasi awak media, Dandim menegaskan bahwa berdasarkan hasil dialog yang berlangsung, masyarakat pada dasarnya tidak menolak pembangunan Batalyon Yonif TP. Sebaliknya, masyarakat menyatakan mendukung program strategis pemerintah tersebut, namun menginginkan adanya kepastian mengenai nasib lahan yang selama ini telah mereka garap.

“Pada prinsipnya masyarakat bukan tidak mendukung pembangunan Yonif TP. Justru mereka sangat mendukung pembangunan tersebut. Namun, yang menjadi harapan masyarakat adalah adanya kejelasan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mukomuko terkait lahan yang selama ini mereka garap,” ujar Letkol Inf Yokki Firmansyah.

Menurut Dandim, aspirasi utama yang disampaikan para petani adalah kepastian mengenai solusi apabila pembangunan Yonif TP benar-benar direalisasikan di lokasi tersebut. Mereka berharap pemerintah dapat menyiapkan skema penyelesaian yang adil, termasuk kemungkinan penyediaan lahan pengganti bagi warga yang terdampak.

“Masyarakat berharap apabila nanti pembangunan Yonif TP terlaksana, pemerintah dapat memberikan solusi, misalnya terkait lahan pengganti atau bentuk penyelesaian lainnya sehingga masyarakat tidak kehilangan mata pencaharian,” jelasnya.

Dandim menambahkan, seluruh aspirasi yang disampaikan dalam rapat telah diterima dan akan diteruskan kepada pihak-pihak yang berwenang untuk menjadi bahan pertimbangan dalam proses pengambilan kebijakan.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga situasi yang aman dan kondusif serta mengedepankan dialog dalam menyampaikan aspirasi, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah tanpa mengganggu ketertiban umum.

“Kami berharap komunikasi antara masyarakat dan pemerintah terus berjalan dengan baik. Yang terpenting, setiap aspirasi dapat disampaikan melalui jalur yang benar sehingga dapat dicarikan solusi terbaik bagi semua pihak,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *