Daerah  

Setahun Kepemimpinan Chairul Huda–Ramadi, Pembangunan Infrastruktur Mukomuko Belum Menunjukkan Perubahan Signifikan

Mukomuko — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati Mukomuko Chairul Huda bersama Wakil Bupati Ramadi, capaian pembangunan daerah dinilai belum menunjukkan kemajuan yang signifikan. Kondisi ini memunculkan sorotan publik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Mukomuko, khususnya dalam mengelola pemerintahan serta memperjuangkan anggaran pembangunan dari pemerintah provinsi maupun pusat.

 

Sorotan tersebut terutama mengarah pada sektor infrastruktur. Hingga kini, masih banyak ruas jalan dan jembatan di berbagai wilayah Kabupaten Mukomuko yang berada dalam kondisi rusak dan belum tertangani secara optimal. Padahal, infrastruktur jalan dan jembatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang sangat menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.

 

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pro Garda Indonesia Bersatu (ProGIB) Bengkulu, Nurul Huda Muktar, menilai belum adanya kemajuan signifikan tersebut menunjukkan lemahnya daya dorong pemerintah daerah dalam mengelola serta mendapatkan anggaran pembangunan.

 

“Sudah satu tahun berjalan, tetapi masyarakat belum merasakan dampak pembangunan yang nyata. Ini mencerminkan ketidakberdayaan pemerintah daerah dalam memperjuangkan anggaran dan menetapkan skala prioritas, terutama untuk infrastruktur jalan dan jembatan yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” ujar Nurul Huda Muktar.

Menurutnya, pemerintah daerah seharusnya lebih agresif melakukan komunikasi dan lobi anggaran ke pemerintah provinsi maupun pusat. Ia menegaskan, keterbatasan anggaran daerah tidak boleh dijadikan alasan stagnasi pembangunan.

 

“Kalau pemerintah daerah aktif dan serius, peluang anggaran itu ada. Yang dibutuhkan adalah kemauan politik dan perencanaan yang matang. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat buruknya infrastruktur,” tegasnya.

 

Sejumlah warga juga mengaku kecewa karena janji percepatan pembangunan yang disampaikan pada awal masa kepemimpinan belum terealisasi secara konkret. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah strategis agar pembangunan tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Mukomuko belum memberikan keterangan resmi terkait evaluasi satu tahun kepemimpinan maupun langkah percepatan pembangunan infrastruktur ke depan.

 

Masyarakat berharap kepemimpinan Chairul Huda–Ramadi ke depan mampu menunjukkan perubahan yang lebih nyata, terutama dalam peningkatan kualitas infrastruktur dan efektivitas pengelolaan anggaran demi mendorong kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mukomuko.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *